Ijazah Ilmu dari : Alm. Bapak Ir. Rohlan Rogomulyo, M.P. Bin Siswojo Lan Putranipun Ibu Subandiah.

.
Bismillahirrahmannirrahim, Allahumma Sholli’ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘Ala Ali Sayyidina Muhammad. Berbicara mengenai ketahanan pangan, maka tidak lepas dari Ilmu Pertanian dan Proses Pertanian itu sendiri, baik pertanian di darat maupun pertanian di air (Perikanan). Oleh sebab itu maka penulis akan mengutipkan Ilmu Agronomi yang penulis peroleh selama berkuliah di bidang Pertanian melalui Ilmu dari Almarhum Bapak Ir. Rohlan Rogomulyo, M.P. agar supaya Ilmu beliau yang bermanfaat tersebar dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk Pertanian di Indonesia, sehingga dapat menjadi ladang amal dan pahala Jariyah bagi Beliau. Karena salah satu bentuk amal pahala Jariyah adalah Ilmu yang Bermanfaat, apalagi di saat penulis membuat tulisan ini yaitu pada Jum’at Kliwon, 3 April 2026 kurang lebih jam 7 pagi kondisi dunia sedang panas dan tidak baik-baik saja sedemikian rupa yang bisa anda semua ikuti beritanya di berbagai media, yang itu berpotensi pada kelangkaan Energi, Air dan Pangan, dan untuk mencegah salah satunya yaitu kelangkaan pangan, Ilmu Agronomi menjadi sangat penting agar setiap keluarga bisa Bertani sendiri di lahan masing-masing, setiap RT, RW, Dusun, Desa dan Kota bisa saling berintegrasi bersama dalam menjadi lumbung-lumbung pangan, agar Negara kita ini, Indonesia kita ini, Nusantara kita ini, memiliki Ketahanan Pangan yang kuat dan stabil. Dan saya rasa Ilmu Pertanian Gusti Allah melalui perantara Bapak Rohlan Rogomulyo ini sangat relevan dan bermanfaat, kita tinggal mengintegrasikan saja dengan pengetahuan dan teknologi di jaman kita, seperti misalnya penggunaan SPUKTA (Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak) atau yang dikenal dengan istilah Drone, baik untuk pemupukan, penyebaran benih, maupun penyiraman zat-zat pendukung pertumbuhan dalam pertanian, maupun penggunaan Drone untuk Pemetaan, Logistisk dan Survei dalam bidang pertanian. Mari kita Simak, pelajari dan kita amalkan bersama Ilmu Agronomi tersebut, seemoga bermanfaat bagi kita dan menjadi amal Jariyah bagi Almarhum di sisi Gusti Allah Subhanahu wata’ala Ingkeng Murbeng Dumadi, Kabul, Aamin Ya Rabba ‘Alamin.
Mari kita mulai sambil ngeteh atau ngopi, bisa udud atau tak udud…… (Beliau selalu mengajarkan pola pikir “SERSAN” dalam belajar, yaitu “SERIUS TAPI SANTAI.” Sehingga belajar menjadi serius, detail, namun santai da tidak terburu-buru, sehingga Ilmu merasuk sampai ke dalam dan ke akar-akarnya.
- Batasan Pengertian Agronomi
Ilmu Agronomi secara Bahasa, berasal dari dua kata, yaitu Agros dan Nomos. Agros berarti lapang produksi / lahan, dan Nomos yang berarti pengelolan. Sehingga dapat ditangkap secara esensi bahwa Agronomi adalah Ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman dan cara pengelolaan tempat tumbuhnya tanaman tersebut, yang bertujuan mendapatkan hasil yang maksimum. Di dalam Agronomi terdapat aspek manajemen budidaya tanaman dan ekologi. Agronomi merupakan batang utama dalam Bidang Ilmu Pertanian. Agronomi juga didukung oleh berbagai Ilmu antara lain : Ilmu Tanaman, Ilmu Fisiologi Tanaman, Genetika, Pemuliaan Tanaman, Teknologi Benih, Ekologi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Ilmu Gulma, Analisa Usaha Tani.
Dalam penyampaiannya semasa kuliah, Almarhum selalu menyampaikan konsep-konsep terkait apa saja yang perlu dipelajari setidaknya selama perkuliahan satu semester agar proses pembelajaran teratur dan terukur dengan baik, atau yang lazim disebut sebagai RPKPS (Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester). Melalui RPKPS ini diharapkan para Pembelajar tau harus bisa dan paham apa terkait Ilmu Agronomi dan bagi Dosen, dosen mengetahui Ilmu apa saja yang harus ditransfer kepada para peserta didiknya. Berikut RPKPS perkuliahan Agronomi di Fakultas Pertanian UGM :


B. Lapang Produksi ( Field )
Agronomi adalah batang utama dalam bidang pertanian, karena Agronomi adalah Ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara pengelolaan tanaman dan cara pengelolaan tempat tumbuhnya tanaman tersebut, yang bertujuan mendapatkan hasil yang maksimum, dan ini adalah inti utama dari Ilmu Pertanian. Dalam Agronomi terdapat Lapang Produksi yang dapat berupa : Sebidang tanah, pot, bak, polybag, gelas kaca, dan lain-lain. Lingkup lapang produksi dapat bersifat alamiah yang terdapat di alam atau buatan oleh manusia seperti dalam rumah kaca, di bawah paranet, dalam sungkup, dan lain-lain. Lapang Produksi perlu dukungan fasilitas :
- Teknologi Budidaya Tanaman
- Teknologi Panen dan Pasca Panen
- Teknologi Pengangkutan Hasil Panen
- Teknologi Penyimpanan Hasil Panen
- Teknologi Pengolahan Hasil Panen
- Teknologi Penyuluhan
- Pemasaran Hasil Panen
Sebelum Agronomi ada, manusia melakukan Pertanian Purba, Pertanian Purba belum termasuk Agronomi, karena tidak mempengaruhi aspek-aspek dalam Ilmu Agronomi. Aspek-aspek dalam Proses Agronomi yaitu :
- Aspek Proses Persiapan Bahan Tanam
- Aspek Pengolahan lahan
- Aspek Proses Pemeliharaan Tanaman
- Aspek Biofisik Maksimal, yaitu Target yang ingin dicapai.
Dalam Pertanian Purba tidak terdapat 4 hal tersebut, Pertanian Purba hanya membakar hutan, tidak mengolah lahan, menanam tetapi tidak melakukan pemeliharaan tanaman ( setelah tanam ditinggalkan ), berpindah-pindah tempat, tidak ada target biofisik yang maksimal. Dalam Agronomi terdapat ciri-ciri yang idela. Ciri-ciri Teknik Agronomi yang Ideal yaitu :
- Ada Lapang Produksi
- Ada Pengelolaan Yang Terencana
- Ada Usaha untuk mencapai hasil yang maksimal
- Ada penerapan berbagai Ilmu dan Teknologi
Dalam Agronomi juga memiliki Karakter Teknik Agronomi yang berbeda, Karakter Teknik Agronomi yang berbeda tersebut antara lain :
- Karakter Agronomi yang bersifat Tradisional :
Yaitu karakter Agronomi yang menerapkan pengalaman empirik secara turun-temurun dari generasi ke generasi ( secara tradisi ), biasanya memiliki ruang lingkup yang relatif sederhana.
2. Karakter Agronomi yang bersifat Modern :
Yaitu karakter Agronomi yang menerapkan Ilmu dan Teknologi baru yang berasal dari hasil penelitian-penelitian ilmiah yang sudah teruji, biasanya memiliki ruang lingkup yang lebih kompleks.
Bersambung ke bagian #2
Referensi
Perkuliahan Dasar-Dasar Agronomi, Lokasi di Gedung Meteor Fakultas Pertanian UGM, Power Point Kuliah Dasar-Dasar Agronomi, 2010, Rogomulyo, R., Yogyakarta : Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada.
